Setelah sarapan dengan sebungkus Indomie kaldu telur panas saya pun bertolak ke tempat kerja.
Pertengahan perjalanan terjadi hal yang tidak mengenakkan. Saat ku pacu motorku untuk akselerasi tiba-tiba ada suara yang tidak biasa. Ternyata suara itu akibat rantai yang putus, duh !
Posisi saat itu tengah berada di jalan poros kawasan perkantoran yang dimana, bengkel agak lumayan jauh Dari kawasan itu. Belum lagi waktu Masih menunjukkan pukul 07:15 dimana rata-rata bengkel belum pada buka. Mau tak mau motornya harus didorong untuk mencari bengkel.
Setelah sekitar 30 meter mendorong motor, rehat sejenak Untuk mengambil nafas. Lumayan pagi-pagi sudah olahraga mendorong motor hahaha. Lima menit berlalu saya pun melanjutkan perjalanan ke barat mengambil kitab suci alias mencari bungkel.
Untungnya di tengah perjalan, ada seseorang yang menawarkan bantuan mendorong Dari motornya, Alhamdulillah. Benar saja di perjalanan Masih banyak bengkel yang belum buka. Mungkin sekitar 300 meter barulah ada bengkel yang buka. Untungnya ada yang menolong, kalau tidak bisa terbongkar dada saya mendorong motor sampe 300 meter.
Awalnya saya hanya mau mengganti rantainya saja. Ternyata, setelah dicek bukan cuman rantai yang harus diganti, harus satu set dengan gearnya. Apa boleh buat, ternyata harus merogoh kocek lebih untuk perbaikan.
Pelajarannya adalah harus lebih peduli dengan keadaan motor. Jika ada hal-hal kecil yang sudah mengganggu, segera di bereskan. Takutnya akan merambah ke onderdil lainnya. Jadi makin parah.
#30WDC
#Squad2
#Day17DWC
0 komentar:
Post a Comment