Pagi tadi sekitar pukul 08:30 di tempat kerja, handphone berdering pertanda ada telepon yang masuk. Nada deringnya itu berasal dari panggilan telepon biasa, bukan panggilan WhatsApp. Ternyata dari sepupu satu kali Mama. Singkat sekali bicaranya. Beliau menanyakan posisi saya, dan bertanya kenapa tidak ada yang aktif nomor HP yang ada di rumah ? Saya pun menayakan kenapa om ? Ternyata beliau kasi kabar mengejutkan. Katanya salah satu paman, adik kandungnya Mama meninggal dunia di tempat merantaunya.
Panggilan diakhiri. Saya syok mendengar kabar tersebut. Rasa tidak percaya dengan berita barusan. Tangan langsung gemetaran, konsentrasi buyar, langsung memikirkan bagaimana reaksi Mama dengan Nenek kalau mendengar berita ini.
Saya langsung menghubungi adik mengabarkan kabar mengejutkan ini. Saya pun harus menyusun kata-kata terlebih dahulu untuk menyampaikannya. Pelan-pelan saya bicara, dan adik juga terdiam beberapa saat, dia juga tidak percaya dengan berita tersebut. Saya lalu minta tolong untuk beritahu Mama dan Nenek pelan-pelan. Lihat kondisi mereka, jangan sampai mereka langsung panik dan histeris mendengar kabar ini.
Pertama-tama adik menyampaikan beritanya ke Mama dan benar saja, Mama juga sangat tidak percaya akan berita kalau adiknya sudah meninggal dunia. Karena, sehari sebelumnya mereka masih sempat mengobrol lewat telepon dan masih bercanda gurau. Katanya Paman mau pulang dan berhenti bekerja dulu. Ternyata hari itu juga banyak orang yang dihubungi oleh Paman dan mengabarkan kalau beliau ingin pulang.
Tangis pun pecah setelah mengetahui kebenaran berita tersebut. Nenek langsung histeris. Mereka beruda berteriak-teriak memanggil nama almarhum. Mereka sangat kehilangan. Paman yang dikenal sebagai orang yang serbabisa, ramah, mudah bergaul, humoris, rajin, kini telah tiada.
Menurut rekan kerjanya disana, om meninggal dalam keadaan tidur. Tidak tersiksa saat waktu terkahirnya. Semoga itu pertanda perginya dalam kondisi husnul khotimah. Semoga amal ibadah dan perbuatan-pebuatan baiknya menjadi pahala untuknya di akhirat.
#30DWC
#Day28
#Squad2La2ak
0 komentar:
Post a Comment