Jalur Pribadi
Malam pun tiba. Waktu menunjukkan pukul 20.14.
Sam memprediksi kalau perempuan yang ditemuinya siang tadi berada satu jam
lebih lambat dari waktu di daerahnya. Dia pun inisiatif untuk menghubunginya.
“Assalamu Alaikum.. Halo” Sam membuka percakapan
Tak lama setelah itu, notif Handponenya berdering
“Walaikumsalam. Iya ? “ Jawab si gadis.
“Aku yang tadi siang chatting dengan kamu di
aplikasi. Masih ingat ?”
“Oh iya, haii. Ingat kok.”
“Salam kenal lagi…”
“Iya.. salam kenal Kembali”
Sam membuka pertanyaan dengan menanyakan umur
gadis tersebut, si gadis merespon dengan menjawab via pesan suara dengan mengatakan,
“Hayooo.. coba tebak ?”
Mendengar pesan suara itu sepertinya usia gadis
itu sekitar 20an awal atau baru saja lulus kuliah. Suaranya childiest seperti
anak SMA tapi artikulasinya bagus sekali, taksir Sam
Tapi gadis itu tidak memberikan jawaban pasti.
Hanya memberikan klu usianya 20 plus plus plus, tutur gadis itu via pesan
suara.
Sam mengalah, tapi dia mengatakan suatu saat
pasti akan ketahuan usia kamu berapa dan pasti kamu akan mengatakannya kepadaku,
jawab Sam dengan mengirimkan pesan suara juga.
Mereka berdua pun saling mengobrol melalui
pesan teks. Keasyikan ngobrol hingga lupa waktu. Ternyata obrolan mereka telah
berlangsung selama dua jam lebih melalui pesan teks. Si gadis tersebut juga masih
merahasiakan lokasi tempat tinggalnya tapi Sam sudah memberi tahu. Sam merasa nyaman
ngobrol dengan gadis ini. Respon sangat baik dan juga gadis ini sangat ramah
walaupun mereka baru kenal dan hanya melalui sebuah aplikasi.
Sam langsung menutup percakapan karena merasa tidak enak mengganggu aktifitas
gadis itu. Obrolan pun berakhir setengah jam sebelum tengah malam. Sam mematikan
laptopnya dan rebahan di tempat tidurnya sambal melihat-lihat Riwayat obrolannya
dengan gadis itu. Sebuah kesan pertama yang sangat berkesan bagi Sam.
bersambung...
0 komentar:
Post a Comment